15 Desember 2009

Ini Dia yang Membuat Berlusconi Babak Belur

VIVAnews - Massimo Tartaglia tadinya hanya seorang warga Italia biasa. Kini, foto wajahnya terpampang di berbagai media cetak dan elektronik di manca negara setelah dia melempar sebuah patung ke Perdana Menteri (PM) Silvio Berlusconi di Milan, Minggu malam waktu setempat, 13 Desember 2009.

Patung miniatur katedral Milan berujung runcing yang dilempar Tartaglia itu mengenai wajah Berlusconi. Akibatnya, PM berusia 73 tahun tersebut mengalami patah tulang hidung, dua gigi patah, dan bibir berdarah.



Pria berusia 42 tahun ini tinggal bersama orang tuanya di Cesano Boscone, Milan. Bersama ayah dan mitranya, dia memiliki sebuah perusahaan elektronik kecil yang beberapa bulan belakangan bisnis mereka tidak berjalan baik. Orang tua Tartaglia mengatakan bahwa putranya tidak tergabung dalam partai atau organisasi politik.

Menurut ayahnya, Tartaglia menjadi sukarelawan World Wildlife Fund (WWF), dan tidak ada orang yang membencinya. Dalam proses interogasi oleh ketua divisi anti terorisme, Armando Spataro, Tartaglia mengungkapkan pernah mengalami masalah kejiwaan dan dirawat di sebuah poliklinik jiwa di Milan selama sekitar sepuluh tahun.

Seperti dikutip dari laman harian La Repubblica, psikolog yang pernah memberikan terapi selama sepuluh tahun pada Tartaglia juga didatangkan ke kantor polisi. Tetangga Tartaglia, mengungkapkan bahwa dia pernah beberapa kali seperti mendengar Tartaglia berteriak dari dalam apartemennya.

Saat Tartaglia ditarik keluar dari kerumunan di alun-alun Milan dan dibawa ke mobil polisi, tatapannya tampak kosong dan wajahnya tanpa ekspresi. Dia hanya berkata pelan, "Saya bukan siapa-siapa" berulang kali.

Pada Desember tahun lalu, Presiden Amerika Serikat George Bush juga bernasib mirip. Dalam jumpa pers di Baghdad, wartawan Irak bernama Al Zeidi melempar sepatu ke arah Bush. Tindakan itu merupakan ekspresi kekesalan si wartawan terhadap kebijakan Bush yang membuat kondisi Irak makin memprihatinkan.

Kesimpulan yang bisa ditarik menurut saya, adalah kejadian yang menimpa baik kepada Berlusconi maupun kepada Bush, terjadi karena buruknya kebijakan-kebijakan dan cara kepemimpinan yang dilakukan oleh kedua petinggi Negara tersebut, termasuk dalam skandal politik, hukum, sampai ke masalah pribadi masing-masing.

Bagaimana menurut pembaca dari info berita yang terjadi diatas? Setujukah anda apabila Berlusconi diturunkan dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Italia, sama seperti tuntutan massa atau sebagian rakyat Italia? Tuangkan pemikiran anda melalui form komentar dibawah.

2 komentar:

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

kenapa bukan George Bush yang berdarah kayak gitu yah?

sanman mengatakan...

George Bush juga hampir gitu, kalo bukan karena dia juga kalo egk salah mantan tentara US juga. Sehingga, teknik hindarannya bagus.