19 Februari 2010

Cap Go Meh (Goan Siao) di Manado Tidak Direstui

Di Manado, setelah 3 hari sesudah Hari Imlek, atau tanggal 4 bulan 1 penanggalan Imlek (4 Cia Gwee) biasanya dilakukan ritual permohonan kepada Yang Maha Kuasa dalam rangka permohonan kirab/prosesi Cap Go Meh (Goan Siao), ditanyakan apakah prosesi Cap Go Meh/kirab bisa dilakukan di jalan raya atau tidak. Prosesinya dilakukan sejak Tanggal 4 dini hari (atau biasa disebut Si/Jam yang pertama, biasanya pukul 23.00).

Setelah “ditanyakan“ melalui 2 buah kayu popoe yang dilakukan di Klenteng Ban Hing Kiong Manado, hasilnya prosesi Cap Go Meh di Manado tahun ini tidak direstui untuk dilakukan dijalan raya. Segenap umat Tridharma pun tertunduk lesu, karena ini adalah kali ke tiga (sejak tahun 2008) berturut-turut Cap Go Meh tidak direstui oleh Thian.

Untuk kegiatan prosesi Cap Go meh/Goan Xiao didaerah Sulawesi Utara, yang direstui untuk dilakukan di jalan raya/kirab, hanya didaerah Bitung, tepatnya di klenteng Seng Bo Kiong, direstui oleh Thian. Di Manado sendiri, prosesi Cap Go Meh hanya dilakukan didalam klenteng atau seputar halaman klenteng, seperti di Klenteng Kwan Kong, Klenteng Lo Cia, Klenteng Altar Agung, Klenteng Hian Thian Siang Tee, dll.

Para turis mancanegara maupun lokal pun pasti berdatangan untuk menonton atraksi para Thang Sin yang diyakini membawa berkah. Untuk kegiatan seperti perayaan Cap Go Meh ini, apabila pemerintah serius mengelolanya, dan dijadikan iven tetap pariwisata tahunan, pasti akan mendatangkan devisa bagi daerah. Hotel-hotel pun pasti terbantu karena tingkat hunian meningkat.

2 komentar:

hendrie k_bejo mengatakan...

wah sayang sekali neh !

sanman mengatakan...

@ mas doyok: 2 tahun sebelumnya juga egk keluar untuk daerah manado.

@ hendrie k_bejo: ya. sayang sekali. padahal acara macam gini bisa menarik turis mancanegara banyak sekali lho. belum turis domestiknya.