27 Oktober 2010

Pray For Indonesia

Indonesia, dalam seminggu ini dihantam dua bencana kemanusiaan besar sekaligus. Yang pertama Bencana Tsunami yang terjadi pada hari senin dini hari (25/10), dimana orang sedang terlelap tidur. Gempa berkekuatan 7,2 SR mengguncang kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. BMKG sempat mengeluarkan status awas Tsunami pasca terjadinya gempa bumi. Tapi setengah jam kemudian status tersebut dicabut dengan alasan protap. Tapi tak disangka, beberapa menit setelah status tersebut dicabut, Tsunami baru datang. Ratusan korban meninggal dan hilang, serta banyak rumah-rumah warga yang hancur akibat gelombang Tsunami ini.



Tak berselang lama, pada keesokan harinya, tanggal 26/11 pukul sekitar pukul 17.15 WIB terjadi letusan Gunung Berapi di perbatasan Yogjakarta dan Jawa Tengah. Puluhan korban meninggal akibat terkena awan panas dari gunung merapi ini. Dikabarkan juga Mbah Marijan, juru kunci gunung merapi, menjadi salah satu korban dalam bencana ini. Banyaknya korban disebabkan adanya warga setempat yang menolak untuk dievakuasi sejak hari senin sehari sebelumnya. Warga lebih percaya kepada ramalan juru kunci ketimbang mendengarkan imbauan BMKG.



Sekitar tiga minggu sebelumnya juga terjadi banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Ratusan korban juga menjadi tumbal akibat pembalakan hutan liar dan ilegal logging (dibantah pihak pemerintah). Seminggu sebelum bencana Merapi dan Tsunami, rakyat Indonesia beramai-ramai turun ke jalan untuk mendemo akibat buruknya pemerintahan tepat setahunnya pemerintahan SBY-Boediono. SBY-Boediono menurut pihak asing lebih sibuk menjaga image ketimbang menata pemerintahan negaranya.



Inilah mungkin bentuk protes alam terhadap PEMERINTAHAN negara ini yang dipenuhi oleh koruptor. 3 BENCANA DI 3 BAGIAN INDONESIA (barat, tengah, dan timur) dalam waktu 1 bulan sudah menjadi bukti. Kurang apalagi? Diperkirakan akibat ketiga bencana ini, sudah menelan seribu korban lebih beserta kerusakan alam yang tidak ternilai harganya. Tapi pemerintah dinilai dan memang terlihat lambat dalam menanggapi ketiga bencana ini dengan alasan kurang koordinasi.

Saya tergerak untuk menulis artikel ini secara pribadi, karena sangat berduka akibat bencana yang berturut-turut.menimpa negara ini.Status GAWAT DARURAT rasanya perlu dikeluarkan pemerintah. Jangan gengsi untuk menerima bantuan negara asing, sementara negara sendiri sudah tidak mampu mengurus 3 bencana besar ini. Semoga tidak ada lagi bencana yang terjadi di Indonesia kedepannya. Kalaupun alam memang mau menghukum, hukumlah ke personnya. Mungkin itu lebih adil ketimbang rakyat miskin nan jelata yang harus menanggung beban dosa yang diperbuat para pejabat/petinggi di negara tercinta ini!

5 komentar:

Hanya Seorang Sahabat mengatakan...

Hidup ini penuh warna, Dia yang mengizinkan sesuatu terjadi atas hidup kita agar kita makin bertumbuh di dalam Dia. Hargailah setiap waktu dan kejadian yang terjadi atas hidup kita..

mjcoolz21 mengatakan...

Dari hati yg paling dalam. saya turut berbelasungkawa atas bencana yang menimpa saudara kita. Semoga Tuhan memberikan ketabahan buat mereka di sana

genial mengatakan...

mari kita sama-sama berdoa utk indonesia :(

ajeng mengatakan...

Pray for Indonesia.. Semoga kita bisa mengambil ibroh dari semua kejadian ini

Zippy mengatakan...

Semoga aja cobaan yang datang silih berganti ini bisa segera berakhir.
Apa yang terjadi mungkin teguran Sang Kuasa.
Let's #prayforindonesia