Internet Explorer Masih Bercela

Posted by sanman | Sabtu, Januari 30, 2010 | | 8 comments »

Hari Kamis, 28 Januari 2010, Microsoft merilis tambalan untuk celah keamanan pada browsernya, Internet Explorer (IE), yang telah digunakan dedemit maya untuk menghantam Google.

Namun, tak berselang lama setelah tambalan tersebut dirilis, sebuah perusahaan keamanan, Core Security Technologies mengaku telah menemukan beberapa celah keamanan lainnya yang bisa dimanfaatkan cracker untuk mengakses data di komputer user setelah mereka mengklik sebuah link berbahaya.

Alvarez Medina, seorang konsultan Core, menuturkan bahwa Core sedang bekerja sama dengan Microsoft untuk menemukan solusi guna meminimalisir risiko keamanan, tapi menurutnya tidak menutup kemungkinan akan bermunculan celah-celah keamanan baru.

Sumber: detikinet.com

Makanya, sekarang ini Mozilla Firefox sudah lebih top dibanding IE (Internet Explorer). Yang sudah biasa nge-blog pasti sering pake Google Analitics buat melihat trafiknya, Di Google Analitics juga ada salah satu indikator penghitung jumlah perangkat lunak yang dipakai buat mengakses blog/web. Saran saya, yang sering menggunakan IE dalam menjelajahi dunia maya harus lebih berhati-hati. Jangan sampai password atau data-data penting anda dihack.

Read More..

Tahun Baru Imlek

Posted by sanman | Minggu, Januari 24, 2010 | | 16 comments »

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai dari pertengahan bulan ke 12 tahun sebelumnya sampai dengan perayaan Cap Go Meh di tanggal ke lima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti "malam pergantian tahun". Puncak acara perayaan Tahun baru Imlek sendiri berlangsung selama 3 hari, dari sehari sebelum Imlek sampai sehari sesudah Imlek.

Menurut legenda mengenai asal usul Imlek, dahulu kala, terdapat seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan, yang bernama Nián, yang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri mereka, para penduduk menaruh makanan di depan pintu mereka pada awal tahun. DIpercaya bahwa melakukan hal itu Nian akan memakan makanan yang telah mereka siapkan dan tidak akan menyerang orang atau mencuri ternak dan hasil Panen.


Pada suatu waktu, penduduk melihat bahwa Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Penduduk kemudian percaya bahwa Nian takut akan warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kerta merah di jendela dan pintu. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Adat-adat pengurisan Nian ini kemudian berkempang menjadi perayaan Tahun Baru. Guò nián, yang berarti "menyambut tahun baru", secara harafiah berarti "mengusir Nian"

Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di Negara-negara tetangga, serta budaya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea, Mongolia, Nepal, Bhutan, Vietnam, dan Jepang, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand dan Indonesia sendiri serta negara-negara lain daerah dengan populasi orang Tionghoa yang signifikan.

Di Indonesia sendiri, selama 1965-1998, perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan di depan umum. Dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, termasuk tradisi tahun baru Imlek.

Masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru Imlek pada tahun 2000 ketika Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres Nomor 14/1967. Kemudian Presiden Megawati Soekarnoputri menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 19/2002 tertanggal 9 April 2002 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional. Mulai 2003, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional.

Adapun kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan menjelang perayaan Imlek adalah dengan membersihan rumah secara besar-besaran, termasuk mengecat baru pintu-pintu dan jendela. Ini dimaksud untuk membuang segala kesialan serta hawa kurang baik yang ada dalam rumah dan memberikan kesegaran dan jalan bagi hawa baik serta rejeki untuk masuk.

Juga dilanjutkan dengan memasang hiasan-hiasan tahun baru yang terbuat dari guntingan kertas merah maupun tempelan kata-kata harapan, seperti Kebahagiaan, Kekayaan, Panjang Umur, serta Kemakmuran. Keluarga melakukan sembahyang terhadap leluhur, bermacam-macam buah diletakkan di depan altar.

Pada malam tahun baru, setiap keluarga akan mengadakan jamuan keluarga dimana setiap anggota keluarga akan hadir untuk bersantap bersama. Setelah makan, biasanya mereka akan duduk bersama ngobrol, main game, atau hanya nonton TV. Semua lampu dibiarkan menyala sepanjang malam. Tepat tengah malam, langit akan bergemuruh dan gemerlap karena petasan. Semua bergembira.

Keesokan harinya, anak-anak akan bangun pagi-pagi untuk memberi hormat dan menyalami orang tua maupun sanak keluarga dan mereka biasanya akan mendapat “Ang Pao”. Dlanjutkan juga dengan saling mengunjungi saudara yang lebih tua atau kerabat dekat agar mempererat kebersamaan.

Suasana tahun baru berakhir 15 hari kemudian, bersamaan dengan dimulainya “Perayaan Lentera” Atau perayaan “Cap Go Meh”. Lentera warna-warni aneka bentuk akan dipasang memeriahkan suasana dan tarian barongsai serta liong juga digelar. Makanan khas pada saat itu adalah “Yuan Xiao”, semacam ronde yang lain.

Tradisi dan kebiasaan boleh berbeda, karena tradisi Imlek dilakukan oleh setiap masyarakat Tionghoa yang tersebar diseluruh penjuru dunia, dan tentunya pasti membaur dengan kebiasaan daerah masing-masing. Jadi diharapkan, ada satu semangat yang sama dalam merayakan Tahun Baru Imlek, yaitu suatu harapan akan kedamaian, kebahagiaan keluarga, teman-teman ataupun seluruh penduduk dunia.

Referensi:

Tionghoa
Wikipedia
Siutao

Read More..

MURI (Museum Rekor Indonesia) memberikan penghargaan kepada Wapres Boediono atas kesederhanaan dalam berperilaku dan berpakaian. Penghargaan diberikan pada saat Boediono menghadiri acara pelatihan calon notaris di Hotel Ritz Carlton, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta pada tanggal 18 Januari 2010 lalu.

Penghargaan ini langsung diberikan oleh Jaya Suprana, pendiri sekaligus pemimpin MURI saat ini. Pemberian penghargaan ini juga disaksikan oleh Seswapres Tursandi Alwi, dan Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia Adrian Juani. Wapres Boediono pun mengaku terkejut dan senang dengan pemberian dari MURI ini.

Hanya menurut saya, Sudah pantaskah MURI memberikan rekor “karena kesederhanaannya dalam memakai pakaian” kepada seorang yang notabene adalah Wapres dinegara ini jika dibandingkan dengan jutaan penduduk miskin dinegara ini yang bahkan tidak mampu membeli baju?

Read More..

DotA Allstars 6.66 AI

Posted by sanman | Rabu, Januari 20, 2010 | | 7 comments »

Dota Allstars versi 6.66 sudah keluar. Beberapa perubahan juga telah dilakukan, baik terhadap Hero-heronya maupun terhadap Item-itemnya. Beberapa bug dalam game juga sudah diperbaiki. Changelognya bisa dilihat disini. Ada juga Dota Allstars 6.66 versi AI dari BuffMePlease. Lumayan saat tidak ada kawan bermain, bisa dimainkan dengan computer. Berikut linknya untuk download Dota Allstars versi 6.66 dan Dota Allstars versi 6.66 AI. Selamat mencoba!

Dota Alsstars 6.66
Dota Allstars 6.66 AI

Read More..

Menyambut Imlek

Posted by sanman | Senin, Januari 18, 2010 | | 2 comments »

Sebentar lagi mau Imlekan nih. Yup! Tanggal 14 Februari 2010 nanti adalah hari Imlek. Bertepatan juga dengan hari Valentine. Pasti meriah banget coz ada nuansa merah-merah muda. Disaat genderang Liong Barongsai bergema diseantero dunia dalam menyambut Imlek, terdapat pula pasangan muda-mudi yang merayakan hari Valentine bersama. Benar-benar merupakan hari libur yang pas juga, karena Imlek dan Valentine bertepatan pada hari minggu atau hari libur.

Dalam rangka menyambut imlek, header blog saya (Universal) saya ganti ke nuansa imlek. Saya tidak bisa membuat header, karena belum mahir mengutak-atik Adobe Photoshop, ACD see dan software-software sejenisnya dalam membuat gambar. Untung ada teman saya, bro Hendra, yang mau membantu saya dalam membuat header. Hasilnya lumayan ciamik juga. Benar-benar berterima kasih nih saya bro Hendra. Thx ya!

Untuk menyambut Imlek dan Valentine, saya akan coba membuat beberapa tulisan postingan guna membahas kedua tradisi yang telah berlangsung lama tersebut. Seperti Makna hari raya Imlek, Arti Imlek menurut saya, Sejarah hari Valentine, dll. Ok! Semoga teman-teman dan pembaca menikmati...

Read More..

Aliran Sesat Marak di Indonesia

Posted by sanman | Kamis, Januari 14, 2010 | | 11 comments »

Di Indonesia, aliran sesat sudah mulai berkembang subur. Baik yang berlatar belakang dari ajaran Muslim maupun ajaran Kristiani. Beberapa tahun lalu sempat heboh ajaran Lia Eden, dengan ajarannya, ‘Taman Eden’. Kini, muncul yang hampir serupa, yaitu Ajaran Surga Eden’, dengan pimpinan Ahmad Tantowi.

Sekilas dalam kelompok ‘Surga Eden’, konon anggotanya dihalalkan dalam merampas harta keluarga. Kelompok 'Surga Eden' juga mempercayai dosa tidak melaksanakan salat, puasa, dan mengaji, dapat dihapus dengan membayar zakat sebesar 10 persen dari pendapatan. Selain itu, pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Pendapat mereka, golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'.

Konon, pemimpin ‘Surga Eden’, Ahmad Tantowi, mengaku bahwa dirinya adalah Allah, dan harus disembah oleh pengikutnya. Yang paling tidak lazim, bagi pengikut wanita yang hendak menikah, diharuskan bersetubuh dengan pemimpin mereka yang mengaku sebagai Tuhan. Ritual ‘penyucian’ ini dilakukan di ruang khusus dan ditonton sejumlah pengikut..

Tapi, untunglah kasus ini sudah diamankan pihak kepolisian dari Polda Jawa barat. Total anggota kelompok yang sudah diamankan sebanyak 13 orang, sudah termasuk dengan pimpinannya. Semoga saja kasus seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari karena dampaknya sangat meresahkan masyarakat.

Read More..

PSSI Harus Berbenah

Posted by sanman | Kamis, Januari 07, 2010 | | 12 comments »

Pertandingan antara Indonesia vs Oman menyisakan sebuah cerita unik. Pada pertandingan itu, Indonesia memastikan gagal ke Piala Asia 2011 setelah dibungkam Oman 1-2 didepan publik sendiri. Padahal, Indonesia sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum turun minum babak I. Tapi, dasar timnas payah, dibabak II, bukannya memperbaiki cara bertanding, malah lebih amburdul. Malah Oman mencetak 1 gol tambahan yang memastikan kemenangan mereka.

Timnas Indonesia bermain terkesan ala kadarnya, layaknya mengikuti latihan saja. Tidak terlihat skill-skill individu pemain, maupun kerja sama tim dalam menutup ruang pergerakan timnas Oman, yang begitu leluasa memainkan bola. Para pemain terlalu banyak kehilangan bola. Gaya bermain seperti ini, bukan baru kali ini terlihat. Tapi, sepanjang tahun ini, seperti inilah gaya bermain timnas kita.

Alasan klasik sang pelatih, Bung Bendol, kelelahan. Padahal, pertandingan terakhir LSI tanggal 26 desember lalu. Ini Tanggal 06 Januari. Jadi, hampir 2 minggu persiapan, dirasa cukup. Pemain-pemain Luar Negeri saja, hanya berkumpul sehari dua hari, sudah bisa bermain apik dalam tim. Ini, selalu stamina jadi kendala. Menurut saya, kalo tidak mampu jadi atlit pemain bola, yah cari pekerjaan lain saja. Jangan bikin susah timnas.

Suporter dan segenap pendukung timnas Merah Putih, sudah muak dan bosan dengan alasan klasik pelatih timnas, dan seluruh anggota kepengurusan PSSI, termasuk bos besar Nurdin halid dalam memimpin organisasi. Tapi, PSSI seolah tuli dengan teriakan pendukung timnas.

Mungkin kali ini PSSI baru akan membuka mata, setelah melihat seorang supporter, masuk lapangan, dan berusaha mencetak gol ke gawang Oman. Oknum supporter itu, setelah diinterogasi, dan diwawancari mengapa berani melakukan aksi nekad itu, cuma kecewa saja, mengapa timnas tidak bisa mencetak gol balasan. Mungkin, dalam pikirannya, “Begini cara mencetak gol”. Saya pribadi mengacungi Jempol buat Hendri. Perbuatannya memang nekad. Tapi, mungkin dengan beginilah mata PSSI akan terbuka.

Hendri Mulyadi, benar-benar tidak berniat membuat malu PSSI dimata dunia. Ini murni bentuk luapan emosi kekecewaan saja. Tapi, saya yakin, tidak hanya Hendri seorang yang kecewa, tapi segenap bangsa Indonesia, sudah sangat kecewa dengan timnas Indonesia yang prestasinya jalan ditempat, bahkan mundur. Apabila dibanding dengan Negara-negara lain, kita sudah sangat ketinggalan dan sudah tinggal dipandang ¼ mata.

Contoh saja Negara Malaysia, mereka berani mempensiunkan dini seluruh anggota timnas seniornya pada tahun 2007 lalu. Langkah pembinaan junior segera dilakukan. dan hasilnya, mereka menjuarai SEA GAMES 2009 di Laos! Indonesia perlu mencontoh Negara tetangganya itu. Anggota timnas yang sekarang, saya melihat, dari segi umur sudah tidak ekonomis lagi. Juga, skill dan mental (temperamental) sudah mentok. Gitu-gitu aja. Bobrok.

Jadi, sebaiknya, bubarkan dan tidak usah pakai saja mereka. Ganti dengan timnas U-19 lalu. Mereka sinar harapan baru bagi Indonesia. Berlatih 4 tahun di Uruguay, saya rasa baik skill dan mental tentu akan meningkat. Apalagi, kekompakan dengan sesama pemain dan pelatih selama 4 tahun, akan sangat membantu dalam tim nanti kedepan dalam komunikasi serta sudah saling mengenal karakter satu sama lain.

Itu saja ulasan dari aku. Semoga seluruh jajaran PSSI dan staff kepelatihan berbenah diri, serta merombak total semua yang telah ada sekarang. Mulai dari nol lagi. Kalau tidak, kemampuan timnas kita akan setara dengan kemampuan timnas Timor Leste atau Kamboja 2 tahun mendatang! Ingat, segenap supporter pendukung timnas Indonesia punya mata untuk melihat! Jangan bodohi mereka.

Read More..

Selain Seks, Atlet Dilarang Ngegame Sebelum Bertanding

Posted by sanman | Selasa, Januari 05, 2010 | | 4 comments »

Tambah satu lagi aktivitas yang sebaiknya tak dilakukan seorang atlet sebelum pertandingan besar. Setelah seks, kini bermain video game pun jadi hal terlarang.

Hal itu disarankan oleh Dr Marco Cardinale, kepala Sports, Science & Research dari British Olympic Association seperti dikutip detikINET, Selasa (29/12/2009) dari blog resminya.

Mengapa bermain game dilarang? Menurut Cardinale, game bisa menyebabkan gangguan pada pola tidur sang atlet. Terutama, ujarnya, jika dilakukan saat di zona waktu yang berbeda dari biasanya.

Oleh karena itu, Cardinale menyampaikan beberapa saran untuk atlet perihal konsumsi video game:

1. Jika Anda dalam perjalanan untuk berlatih atau berkompetisi dan akan menyeberangi zona waktu, hindari menggunakan laptop, pemutar film portabel, iPod dan video game saat malam.
2. Jika Anda akan melakukan latihan atau kompetisi di keesokan hari, hindari semua kegiatan itu pada malam hari sebelum aktivitas latihan atau kompetisi.
3. Waktu pemulihan adalah untuk istirahat. Jangan sampai tekanan darah, detak jantung dan kadar kortisol Anda naik hanya gara-gara kalah main Street Fighter.
4. Ada waktu, tempat dan durasi yang pantas untuk aktivitas komputer dan gaming. Pastikan performa Anda tak terpengaruh oleh kegiatan itu.

Sudah tidak boleh berhubungan seks, main game pun dilarang. Lama-kelamaan kehidupan atlet bagaikan kehidupan pertapa dong?

Read More..