25 November 2012

Piala AFF 2012 : Indonesia vs Laos 2-2

Nasib mujur masih menaungi timnas "hindia belanda" Indonesia. Indonesia hanya bisa memaksakan hasil draw 2-2 melawan timnas Laos di negeri Jiran Malaysia (tuan rumah) setelah ketinggalan terlebih dahulu lewat titik penalty setelah kiper Endra Prasetya menerima kartu merah di menit 30.

Beruntung timnas kita punya pemain naturalisasi asal Belanda, Tony Cussell, sebagai pengganti Firman Utina yang punya umpan-umpan cukup baik. Memanfaatkan sepak pojok, bek kanan naturalisasi asal Belanda juga, Raphael Maitimo, yang berpostur tinggi besar berhasil melakukan jump/lompatan yang berujung gol pada menit ke 43 akhir babak pertama.

Di babak kedua, gol dari Laos di menit ke 79 berhasil dibalas juga oleh Fendry Mofu di menit ke 89. Benar-benar faktor lucky saja Indonesia bisa menahan draw Laos. Ujian yang sebenarnya baru akan berlangsung saat timnas Indonesia akan menghadapi timnas Singapura di macthday ke 2 pada hari rabu, 28 November nanti.

Persoalannya, kita hanya menyisakan 1 kiper saja, setelah kiper Endra Prasetya mendapat kartu merah. Selain itu, lini pertahan jelas kocar kacir dan sangat tidak berbobot. Kebobolan 2 gol dari tim "terlemah" di grup B Laos menjadi bukti. Striker veteran Bambang Pamungkas juga sudah jelas kelihatan labilnya karena sudah tua. Bambang yang sebelumnya diharapkan menjadi goal getter malah seperti kebingungan mencari posisi. Bahkan pelatih Nil Maizar sempat mencoba gelandang Tony Cussell bermain sebagai striker selama beberapa menit di babak ke 2 sebelum akhirnya dikembalikan pada posisi awal.

Inilah problem yang harus diselesaikan pelatih Nil Maizar dengan komposisi pemain timnas yang tidak 100%. Dengan minus beberapa pemain sekelas Patrick Wanggai, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Hamkah Hamza dan Syamsidar, terlihat timnas Indonesia yang sekarang kurang greget. Kalau sampai kalah lagi melawan Singapura, saya kira dampaknya bisa-bisa PSSI yang sekarang bakal digoyang lagi akibat rentetan hasil jelek selama ini.

3 komentar:

indarto setiawan mengatakan...

JANCOK!!! Jangan katakan TIMNAS-ku dengan sebutan TIMNAS "Hindia Belanda" merekalah yang membawa nama negara, merekalah yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Malaysia, sungguh memalukan anak bangsa yang melecehkan bangsanya sendiri, sungguh memalukan anak bangsa yang terkotak-kotak oleh kepentingan PSSI vs KPSI dan tidak bisa berekspresi menunjukkan kekecewaan terhadap PSSI dan menunjukkannya dengan menghina TIMNAS, sungguh kalian kerdil dan tidak punya nasionalisme...pergi kalian dari bumi INDONESIA...Salam SATU INDONESIA...GARUDA DIDADAKU !!,

sanman mengatakan...

Sekarang yang tercatat dalam skuad 22 pemain yang dibawa pelatih Nil Maizar ada 4 pemain naturalisasi :

1. Irfan Bachdim
2. Jhonny Van Beukering
3. Tonnie Cussell
4. Raphael Mautimo

Itu belum termasuk si Diego Michels yang gagal dibawa karena kasus pemukulan, dan beberapa pemain lainnya yang tidak lolos seleksi.

sanman mengatakan...

Apakah itu tidak pantas disebut timnas "hindia belanda" kah?
Bicara harus berdasarkan fakta, dan semua yang diatas itulah fakta yang sebenarnya!