05 Februari 2014

Apa Itu Aquascape?

Banyak orang bingung dengan istilah Aquarium dengan Aquascape. Padahal bentuk wadahnya sama saja, yakni menggunakan box yang terbuat dari kaca dengan berbagai ukuran dan ketebalan kaca (atau plasik). Yang membedakan adalah teknik penggunaan pada box tersebut (isi). Kalau aquarium fokus utamanya pada ikan hias (biasanya berukuran sedang, seperti maskoki, arwana, dsb); jadi kebanyakan menggunakan rumput/tanaman hias, karang dan pernak-pernik buatan laut lainnya. Sedangkan aquascape, fokus utamanya adalah tanaman air, fosil/batu, dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman (moss); jadi ikan yang digunakan adalah ikan berukuran kecil yang tidak merusak tanaman (pemakan tanaman) atau ikan bertipe predator. Umumnya display atau tampilan dari aquascape sendiri berbentuk taman, hutan, gunung/bukit, atau pun kombinasi dari semuanya.

Aquascape adalah bentuk ekosistem/biota laut kecil. Umumnya setelah aquascape berumur 2 bulan, ekosistemnya sudah mulai tercipta. Ada 4 faktor utama dalam aquascape, yaitu lighting/pencahayaan (pengganti matahari untuk fotosintesis), co2 untuk tanaman (terlalu banyak co2 juga menyebabkan ikan akan sering mengapung ke permukaan, dan bisa mati), nutrisi/pupuk pada tanaman, dan filterisasi (saringan untuk menjaga kualitas air). Selain itu juga perlu diperhatikan suhu air dijaga antara 26-28 derajat celcius (kalau air terlalu panas bisa terjadi alga booming karena fotosintesis berlangsung cepat, tumbuhan dan ikan mati, sedangkan kalau air terlalu dingin juga bisa membuat beberapa tipe ikan menjadi pasif), tingkat keasaman air (pH) dengan rentang nilai 1 -14, idealnya 7 (netral), kandungan mineral dalam air (Ca, Mg, Sr, Fe, Mn, dsb), serta karbon dioksida (co2) dan oksigen (o2) terlarut.

Untuk jenis tanamannya sendiri, banyak pilihannya. Umumnya toko-toko atau perancang aquascape sudah menyediakan berbagai pilihannya. Rata-rata yang mudah dirawat saja (seperti moss), karena ada beberapa jenis tanaman air memerlukan teknik perawatan tinggi dalam pengembangbiakannya, seperti suhu air harus dibawah 20 derajat (biasanya tidak semua ikan dapat bertahan di suhu itu), dan itu memerlukan chiller/pendingin (bukan fan/kipas) seharga 1,5-3 jutaan. Juga mungkin akan memerlukan tabung co2 dan 1 set alatnya (regulator, reaktor, difuser, check valve, buble counter, selang) seharga 1-1,8 juta.

Sama kayak jenis ikan, sangat bervariatif, tapi umumnya ikan yang bukan bertipe predator, apalagi ikan maskoki (waduh banyak tai nya). Jenisnya bisa clown fish, blue tang, neon tetra, dsb. Di dalam aquascape juga dapat ditaruh ikan bertipe cleaning service/office boy sebagai pembersih alami, seperti ikan cae/lae, atau udang red cherry dan keong turbo (keong tanduk). Keong yang satu ini tugasnya memakan lumut, alga dan kotoran laut lainnya dengan rakus. Jangan banyak-banyak, cukup 2-3 ekor saja. Pilih salah satu antara udang atau keong, karena apabila kebanyakan, bisa-bisa tanaman air-nya ikut dimakan juga.

Kesimpulannya, Aquascape adalah seni mengatur tanaman air, batu, karang dan kayu agar terlihat alami dan indah dipandang dalam akuarium sehingga memberikan efek/sensasi seperti berkebun di bawah air.

2 komentar:

Boim fx mengatakan...

Terima kasih,
informasinya sangat bermanfaat

ILham mengatakan...

wah terima kasih penjelasannya :)