18 Desember 2014

Waspada Belanja di BUKALAPAK COM


Sekarang ini penjual online makin menjamur. Tentu ada yang niat menjual dan ada juga yang niat menipu. Salah satu Toko Online yang menaungi para penjual adalah BUKALAPAK.COM. Kali ini saya tidak dibayar untuk menulis artikel ini, murni agar para pembeli makin jeli menentukan mana merchant yang tepat sebagai tempat berbelanja.

Sistem di BUKALAPAK.COM adalah menaungi SEMUA PENJUAL, mereka tidak mau seleksi mana penjual putih dan mana penjual mana hitam; semua ditampung. Hanya memang untuk menjamin keamanan, semua uang yang dibayar pembeli tidak langsung masuk ke penjual, tapi masuk terlebih dahulu ke REKENING BANK BUKALAPAK. 

Jadi jika penjual tidak mengirimkan barang yang dipesan dalam waktu 4 x 24 jam (4 hari) otomatis uang akan dikembalikan ke BUKADOMPET (akun pembeli di BUKALAPAK.COM). Artinya tetap saja uang masih berada di REKENING BANK BUKALAPAK.

Kenapa ditetapkan 4x24 jam sebagai batas waktu maksimal? Bukankah itu terlalu lama untuk ukuran seorang penjual yang memang niat menjual? Kalau niat, sekarang saya bayar sebisa mungkin barang akan segera dikirim, maksimal sehari sudah ada resi cetaknya. Ini (BACA : mungkin; asumsi pribadi) salah satu strategi mereka agar uang pembeli bisa mengendap di REKENING BANK mereka.

Jadi pembeli jangan terpikat dengan HARGA MURAH (di view/di urut dari harga termurah) karena itu bisa saja adalah Toko/penjual jadi-jadian yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Jangan juga tertipu dengan banyaknya FEEDBACK yang masuk kesalah satu toko penjual, karena ternyata feedback itu sebenarnya bisa dibuat (diakali) sendiri oleh penjual, dengan melakukan pembelian barang sendiri, namun dengan akun yang berbeda. Tidak hanya pembeli (yang telah membeli barang) saja yang bisa kasih feedback atau review.

Bayangkan berapa uang pembeli yang mereka tampung di KAS REKENING BANK mereka. Jika pun anda mau menarik uang karena tidak ada respon dari penjual selama 4x24 jam, anda butuh minimal 7 (tujuh) hari kerja sampai 30 (tiga puluh) hari kerja untuk di transfer kembali uangnya ke rekening bank anda sebagai waktu proses.

Itu juga kalau email anda langsung  dibaca oleh CS BUKALAPAK nya wkwkwk karena biasanya harus email lebih dari 2x baru akan direspon. Maklum, BUKALAPAK tidak menyediakan layanan telepon (takut diteror pembeli kali); jadi satu-satunya cara adalah menghubungi mereka lewat email.

Apalagi mereka tahu (setelah membaca email anda) jika anda menghendaki untuk menarik uang, mana mau mereka cepat-cepat; di dunia ini perusahaan mana sih yang mau cepat-cepat kasih keluar uang?.

Rugi sih tidak, tapi apa anda mau membungakan uang anda di REKENING orang lain?

So, jika mau membeli barang, carilah TOKO ONLINE lain yang setidaknya ada penjaminnya, seperti Lazada. Meski ada merchant atau penjual lain yang juga bernaung di tempat mereka sebagai SUPPLIER (ini agak beda konsepnya dengan konsep menjual langsung seperti di BUKALAPAK), tapi itu sudah lewat proses seleksi yang sangat panjang, super ketat, dan berbelit-belit.

Mereka tidak mau menerima supplier/penjual kere, abal-abal, takut rugi, atau niat nipu. Sekali saja gagal memenuhi standar yang telah di tetapkan akan di kick dari keanggotaan supplier mereka. Juga tidak akan pernah ada istilah "salah jual" atau "menolak pesanan" akibat Harga barang/biaya kirim tidak sesuai. 

Banyak toko/penjual/merchant yang sering menolak pesanan di BUKALAPAK. Bahkan ada yang mengakui bahwa mereka sebenarnya jarang mengontrol barang jualan mereka yang ada di BUKALAPAK.COM (katanya sih terlalu banyak barang; mungkin terlalu sibuk juga).

Jadi nanti baru ada pembeli yang telah menyetor uang (setelah dihubungi lewat email oleh BUKALAPAK.COM), baru mereka proses. Itupun mereka lihat dulu KURS DOLLAR lagi naik apa turun. Kalau dollar lagi naik, mereka akan menolak pesanan dengan alasan Harga barang/biaya kirim tidak sesuai

Jadi istilahnya mereka ini penjual yang takut rugi. Takut rugi tapi mau ikut bersaing dengan para toko/penjual/merchant yang punya modal besar dengan memberikan harga termurah (di sort by rating harga termurah masuk 5 peringkat termurah). 

Namanya toko kalian sudah pasang harga, dan pembeli sudah setor uang, masa mau dibatalkan sepihak hanya karena gara-gara dolar naik? Bedanya apa dengan menjilat ludah sendiri? Saya juga seorang penjual kali, punya toko fisik juga.

Namanya sudah buka harga, ya itu resiko. Dolar mau naik/rugi itu namanya KOMITMEN dan memang itulah salah satu resiko bisnis karena fluktuasi harga. Anda bisa dicap buruk kalau takut rugi. Kalau takut rugi makanya jangan berjualan di BUKALAPAK, buat website jualan sendiri biar duit pembeli bisa langsung masuk rekening anda.

Adajuga toko lain yang saya sudah email 7x namun tidak digubris. Memang sangat banyak toko-toko di BUKALAPAK.COM. Sangat sulit untuk membedakan toko/penjual mana yang niat jual, dan mana yang hanya main-main.

Benar-benar kecewa saya atas kinerja BUKALAPAK yang doyan menahan-nahan uang konsumen. Kalau setiap penjual menahan 4 hari dengan cara tidak menggubris pesanan, emang mau di bungakan uang saya? Kalau 5 hari pasti dikirim lain cerita. Ini kalau saya pesan di toko kayak xxx, lalu di diamkan 4 hari (batas maksimal respon barang), lalu toko lainnya kayak yyy 4 hari, lalu di toko lain lagi 4 hari, emang kita sebagai pembeli sudah tidak ada kerjaan lain apa sehingga harus bolak balik ngecek pesanan sendiri?

Sekalian akan saya tutup akun saya di BUKALAPAK.COM apabila semua proses transaksi pengembalian uang sudah terselesaikan. Benar-benar saya sebagai konsumen kecewa dengan kinerja BUKALAPAK.COM. Entah proses pengembalian uang saya perlu waktu berapa lama lagi. Bayangkan, laporan ke CS BUKALAPAK paling cepat direspon setiap 24 jam sekali.

B. Update 15 Juli 2015 :

Bukan cuma BUKALAPAK saja; toko-toko online yang sejenis juga perlu agan-agan waspadai; salah satunya TOKOPEDIA. Ini screen shoot jawaban CS TOKOPEDIA atas respon pertanyaan saya mengenai bagaimana jika terdapat penjual yang ternyata hanya memajang produk tapi barangnya tidak ada?. Model-model penjual seperti ini (lihat foto di 3 paragraf dibawah) :

1. Hanya punya waktu yang banyak, jadi timbul keisengan untuk mempermainkan calon pembeli toko online. Mereka tidak rugi, tapi hanya terobsesi dengan kesenangan pribadi; yakni menipu uang pembeli; sekalipun uang tersebut tidak masuk ke rekening mereka. Bahasa kasarnya, mereka mengalami gangguan jiwa; alias setengah waras. Kenapa saya pakai kata "setengah"? Karena mereka masih paham penggunaan komputer dan sistem cara kerja toko online.

2. Ada kerja sama dengan pihak toko online terkait. Jadi yang untung adalah pihak toko online nya karena uang pembeli mengendap ke rekening mereka. Uang pembeli tidak akan kembali, tetapi masuk ke yang namanya "dompet pembeli" atau apalah istilahnya saya tidak mau pusing.

Jadi jika pembeli ingin membeli barang lain dengan uang dari "dompet pembeli", syukur harganya sama, jika berbeda, pembaca harus menyetor sejumlah uang untuk menambah selisih nya; atau jika tidak, "selisih ekornya" tidak bisa dipakai lagi. Bayangkan jika ada 100 ribu pembeli memiliki "ekor uang" rata-rata sebanyak 1000 s/d 10 ribu perak di dompet nya masing-masing.

Bisa pembaca hitung, berapa total BUNGA nya. Bisa juga uang itu diputar pihak toko online dulu untuk kepentingan bisnisnya yang lain, atau penggunaan pribadi. Bukan begitu?

3.Bagi yang sering transaksi di BUKALAPAK pasti tahu yang namanya kode unik bukan? Kode unik ini harus anda bayar dalam bentuk uang lewat transaksi bank, dengan kisaran angka 1-999 yang katanya untuk mempermudah konfirmasi pembelian.

Tidak perlu saya jelaskan lagi lebih lanjut lagi. Coba anda hitung dan bayangkan berapa banyak jumlah "kode unik" tersebut apabila dikalikan dengan jumlah pembelinya yang katakanlah 10 ribu tiap bulan.

Klik untuk memperbesar gambar

Hukuman dari Tokopedia "hanya" 1) memblokir toko penjual dan 2) "memoderasi tokonya". Saya kurang paham apa maksud dari nomor 2 tersebut. Tapi untuk nomor 1, hukumannya nyaris tidak terlihat. Bahkan jika anda menutup akun nya 10x pun, dia akan kembali membuka tokonya sebanyak 11x; artinya tetap ada (+1).

Kenapa? Karena begitu mudahnya seseorang untuk menjual barangnya di dunia maya; terlepas dia memiliki barang tersebut atau tidak; karena pihak Mall Online* sebenarnya tidak mau ambil pusing dengan itu. Yang mereka pusing, bagaimana caranya menampung sebanyak mungkin uang pembeli agar mengendap di rekening mereka.

Ya, itulah kelemahan sistem penjualan online yang harus diperkuat untuk melindungi uang pembeli. Jangan hanya di iming-imingi uang bisa kembali, tapi dengan proses yang sangat panjanggg dan berbelittt. Bayangkan jika pembeli kena "tipu" dengan 10 toko model begini? Bukannya mempermudah dalam membeli barang, tapi pembeli malah dipusingkan dengan serangkaian tugas untuk proses pengembalian uangnya.

Atau bayangkan jika ada pembeli yang membayar dengan kartu kredit, lalu pesanan nya ditolak penjual. Menurut rata-rata TOS Mall Online*, setiap transaksi lewat kartu kredit uang pembayaran nya secara otomatis akan dikembalikan ke saldo kartu kreditnya dalam waktu 14 hari kerja.

Bayangkan jika pembelinya tidak sabaran dan terus-menerus mencari barang yang di inginkannya di Mall Online* yang sama sampai dapat; tapi pesanannya selalu ditolak penjual sebanyak 10x dengan alasan produk habis.

Apa kata pihak BANK nanti? Bisa-bisa akun kartu kredit anda diblokir dengan alasan SPAMING.

Kalau tidak, makin banyak saja orang yang nantinya tertarik untuk membuka Mall Online* yang nantinya akan menampung ribuan penjual. Hanya perlu modal :

1. Sebuah nama domain
2. Sebuah server+bandwith dengan kapasitas besar
3. Mesin penjawab otomatis (CS) untuk menampung caci maki pembeli.

C. Update 04 November 2016 

Cara "bermain" Toko Online yang lain adalah dengan menjalin kerjasama dengan Penjual yakni dengan mengiming-imingi fasilitas cicilan 0%. Bisa jadi penjual adalah akun buatan pihak Mall Online sendiri. Setelah transaksi berhasil (karena fasilitas cicilan, jadi harus menggunakan kartu kredit), tiba-tiba transaksi di tolak/ di cancel oleh penjual dengan alasan barang habis.

Tentu, uang dan ongkos kirim akan dikembalikan ke saldo tagihan kartu kredit Anda, tapi tidak utuh 100%. Terdapat Fee atau biaya pelayanan sebesar 1,5% tetap ditagih, meski sejatinya di cancel penjual.

Jadi seperti Anda memesan mie ayam di rumah makan, namun tiba-tiba penjual bilang "maaf mie ayamnya habis. Namun, eits, harus bayar biaya fee ya sebesar 1,5% dari harga pesanan mie ayamnya, karena bapak sudah duduk disini".

Fairkah itu?
Etika bisnis kah itu?

Nih saya berikan contoh bukti Term of Service (TOS) Cara Pembayaran bukalapak, silahkan buka link ini :

1. Link TOS Bukalapak : https://panduan.bukalapak.com/buyer/4

2. Cari judul "Pembayaran dengan Kartu Visa/Mastercard" poin ke 9

Screen shoot di halaman panduan pembayaran Bukalapak per 04 November 2016

"Apakah biaya administrasi senilai 1.5% akan dikembalikan jika transaksi dibatalkan?
Biaya administrasi senilai 1.5% dari nilai transaksi tidak dikembalikan jika pembatalan dilakukan lebih dari 1 hari setelah transaksi terjadi atau jika terjadi pengembalian barang kepada penjual (barang di-retur) oleh pembeli"
Disana tertulis "nilai transaksi tidak dikembalikan jika pembatalan dilakukan lebih dari 1 hari setelah transaksi. Saudara saya berkata, dia pernah ketipu dengan cara seperti itu. Padahal :

1. Jarak waktu antara email konfirmasi pesanan diterima (telah dibayar lunas dengan kartu kredit) dengan email konfirmasi pesanan ditolak <15 b="" dan="" jam="" masih="" merupakan="" nbsp="">hari kerja
.2. Ditolak/Dibatalkan oleh PENJUAL karena alasan stok habis. Bukan atas dasar keinginan pembeli. Anehnya pembeli yang kena charge.

Bayangkan kalau ada ribuan toko yang modelnya seperti ini. Pantas pihak Bukalapak enggan untuk melakukan razia mana toko yang stok barangnya kosong. Ternyata mereka juga mendapat "imbas" berupa fee 1,5% itu.

Catatan :

*Saya sebut "Mall Online" karena mereka juga sebenarnya tidak punya barang yang bisa dijual. Mereka hanya pengelola lapak/tempat yang mengandalkan barang dagangan para penyewa lapak dengan mengambil komisi dari penjualan2nya.
*Semoga pihak-pihak terkait yang saya sebutkan diatas dapat membenahi pelayanan nya agar kelak tidak membuat pembeli kecewa. Kritik yang membangun tentunya diperlukan agar pihak-pihak yang terkait bisa merevisi kinerja sistem nya selama ini.

Bukan sekedar masalah pencemaran nama baik, namun apakah hal-hal yang kurang diatas, harus didiamkan begitu saja? Bagaimana mereka bisa berubah menjadi lebih baik tanpa kritik? Saya harap mereka memandang persoalan ini bukan hanya dari 1 sisi saja. YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) juga harus ikut mendorong mereka untuk berbenah.

246 komentar:

«Paling tua   ‹Lebih tua   201 – 246 dari 246
Unknown mengatakan...

Gan kalau yang verifikasinya lama itu gimana ya solusinya, duit dibalikin lagi gak?

Miracle Music School mengatakan...

Saya baru kena tipu di bukalapak. Hati-hati aja sama pelapak2 nakal disana. Transfer uang > dikirimin no. resi orang lain yang sudah ada > alasan pelapak biar gak kena system di bukalapak. Sampe sekarang belum ada barang pesanan yang di minta.

putra-purbalingga mengatakan...

Saya seller dan kadang kadang juga sebagai buyer di bukalapak, selama ini belum pernah ada masalah selama saya bergabung hampir satu tahun di bukalapak.
sebagai seller saya hanya menampilkan barang yang ada dan selalu saya tulis spesifikasi dan kondisi barang di bagian deskripsi barang! di bagian catatan pelapak saya tulis agar calon pembeli untuk meninggalkan pesan dulu sebelum membeli untuk memastikan barang tersebut ada saat itu karena saya juga ada toko fisik jadi stok bisa tiba tiba habis.
karena ada toko fisik jadi saya bisa pantengin terus, bisa online terus selama jam kerja.
Niat saya cuma jualan mencari rizki halal untuk anak istri no tipu tipu bahkan kalau ada kelebihan ongkos kirim juga saya kembalikan saya transfer lagi ke pembeli.
Insha Allah kalo kita jujur melayani sebaik mungkin kita juga dapat feedback dan review bagus dari pembeli.
Pesan untuk calon pembeli hanya satu, jangan tergiur harga murah!!!

Fajar mengatakan...

Duh..... Barusan tadi pagi transfer ke BL.
Bakal jadi korban nggak nih?
Beli 2 barang dari 2 penjual berbeda. Kalau keduanya nanti nipu atau nggak nanti saya update komentarnya

sainahkosmetik mengatakan...

. Sistem tunggu seperti 4x24jam itu sengaja dibuat supaya transaksi itu dilindungi, supaya ada kepastian kepada pembeli maka penual diberi toleransi untuk merespon tsb adalah 4x24jam, bukan untuk mengendapkan uang semata. Bayangkan kalau tidak ada maximal toleransi tsb, pembeli akan kebingungan berhari-hari karena tidak ada kepastian dari penjual.

think positif semua ecommerce dari mulai tokopedia elevenia juga memberikan waktu untuk penjualnya ... bukan mengendapkan uang .. ni komentar pada salah kaprah.. ada yg cerita bea cukai di ancam lah .. aneh .. bukalapak itu cuma wadah bukan bea cukai plabuhan ..jgn jgn anda di ajak untuk transaksi diluar bukalapak .. jd nya anda tertipu .. tokopedia juga ada penjual dengan niat modus menipu ..

affandi mengatakan...

kalo saya beli di tokokopedia, belum pernah ketipu.... kalo alasan stok?? tinggal tanya dulu di kolom diskusi apakah stoknya ready. Kalo ready baru pesan. Cuman memang ada beberapa penjual yg lama ngerespon, klo nemuin yg kayak gini baru males dah. Cari penjual yg fast respon aja...

Ayam Ungkep mengatakan...

mau komen ajah...saya salah satu pelapak di BukaLapak dan Tokopedia.saya juga sering belanja di dua market place tsb. artikel si juragan yang punya tempat ini terlihat ada unsur persaingan bisnis.

Nah ini pengalaman saya langsung gan..
disini saya menyoroti:
1. Bukalapak tidak jelas urusannya sama pelapak mengenai promo yang mereka iklankan di media. Harusnya bila ada diskon atau promo, kerjasama dengan pelapak harus jelas..sehingga tidak ada yang dirugikan.

Pengalaman saya sampai saat ini:
Promo voucher diskon murni diberikan oleh BL dan bukan oleh pembeli. jadi gak ada itu ceritanya seller rugi karena kasih diskon.
kalaupun ada program diskon dari penjual harus yang melewati verivikasi harga dan tercantum di display harga bukan di deskripsi. karena harga diskon yang didisplay otomatis terpotong saat transaksi.

2. Pelapak juga harus jelas, sampe kasih kode voucher sama buyer, berarti dia siap diskon... kalo memang belum jelas urusannya sama buka lapak, ya jangan berani2 kasih diskon...

diskon resmi BukaLapak selalu menggunakan kode voucher berawalan BLxxxxx
diskon seller yang tersystem di bukalapak akan tercantum di harga produk dan bukan di deskripsi.

kalau seller kasih diskon yang dijelaskan di deskripsi, jangan dibeli barangnya karena jelas ada unsur penipuan. Diskon yang bisa dipercaya bila harga di display sudah didiskon dan saat transaksi harga yang dibayar adalah harga diskon.

3. urusan seller-buyer melalui mediator seperti bukalapak harusnya tidak membolehkan seller-buyer melakukan komunikasi diluar channel bukalapak.com pada saat transaksi di bukalapak.. jadi bila ada yang merasa dirugikan, ya mediator harus bertanggungjawab... seperti kasus saya, kan lucu seller menghubungi saya minta dikembalikan diskon nya...

memang begitu, komunikasi seller-buyer sebaiknya melalui fasilitas chatting karena akan terpantau oleh tim policy bukalapak.

Anonim mengatakan...

Saat ini penjual di Tokopedia.com diberikan kesempatan sampai 6 (enam) hari untuk mengkonfirmasi pesanan. Waduh, bahaya nih kalo beli di penjual yang hanya nunggu reseller saja. Engga punya barang kok berani jualan di Tokopedia?

Keenakan penjual2nya tuh. Harusnya Tokopedia kasih opsi/keterangan lagi, mana penjual yang punya barang, mana penjual yang baru mau cari barang di toko lain, lantas baru dijual ke kita.

damai Luxury mengatakan...

Tapi menurut pribadi sy BukaLapak aman2 za pernh 1 kali pesan otg 32gb dlm jangka 3 hari barang langsung nyampai,alhamdulillh muda2hn kedepanya jgn ada penipuan,justru sy ketipu dri tokopedia udah transfer sampai skrg pembyaran blm diverifikasi,sy himbau kpd slruh yg suka belnja via online hars lbh waspada krn penipuan bkn hanya bntk fisik aza jstru penipuan sperti inilh yg bntuk ghaib susah ditebak bhkn slalu bodohin dgn barang bgus/dgn harga sgt miring,bgi sy ini cukup dijadikan pelajan untuk kedepannya muda2hn dibalik musibah ini ada hikmahnya, Amiiin

lusiana mengatakan...

pada tanggal 31 maret saya beli Samsung s7 flat dan tanggal 1 april saya beli samsung s7 edge dari account yang sama,total yang saya bayarkan kurang lebih 16.300.000 di tanggal yang sama bukalapak mengkonfirmasi pembayaran saya. di tanggal 1 april ada email bahwa pelapak sudah mengirimkan barangnya dengan pos indonesia,pengiriman dari batam dan tanggal 2 april di account saya tertulis barang sudah di terima pada jam 2 siang dan di beri feedback postif, saya tidak pernah menuliskan apa2 dan barang tidak pernah saya terima sampai hari ini.no resi pos indonesia juga fiktif belaka. yang saya mau tanyakan sebagai penjual apakah bisa langsung menarik duitnya saat itu juga di tanggal 2 April walaupun itu jatuh pada weekend? karena setelah di complain ke bukapalak mereka bilang saat penjual menarik dananya hari itu juga dia bisa mendapatkan uangnya? terimakasih

thoriq Abe mengatakan...

Saya tgl 27/4 beli flipcase di rambo jawa untuk infinix hot 3...saya pmbeli prtama... Tgl 28 tak cek barang ny abis trjual...tiba2 mlm hari pesanan dikembalikan dgn alasan ad kesibukan.... Tak cek saldo di buka dompet lum nambah saldony... Kirim pesan ke plapak g dibales... Nelpon CS BL ga nyambung trs... Jd jengkel sndiri...

Erik buil mengatakan...

kalo gue malah mesen-mesen doang terus konfirmasi pembayaran, padahal iseng-iseng doang eh malah barang nyampe dalam 5 hari, hehehhe alhamdulillah

Danny Chin mengatakan...

Pembelian saya ditolak. uang juga sudah dikembalikan ke buka dompet saya. tapi dompet saya dibeku oleh bukalapak. sudah 5 hari blom ada balasan email. saya nelpon ke cs jawabnya sama DITUNGGU AJA PAK MUNGKIN LAGI SIBUK.

Anonim mengatakan...

Akhirnya, dari beberapa kali belanja dibukalapak(6kali), gue ketemu pedagang nakal yg menggunakan resi bayangan utk menghindari waktu berakhirnya sistem, dia kasi gue resi bodong! Hmmm....untung cuma rp.80k. Betapa banyaknya orang yg kena tipu! Berharap YLKI mulai ngintip system belanja online.

ARYA mengatakan...

sebenarnya saya sudah beberapa kali transaksi di bukalapak dan lancar2 saja. Tapi kali ini saya transaksi beli HDD untuk PC saya kemudian saya pilih JNE Yes dengan harapan barang bisa saya terima dalam 1 hari. Kemudian saya lakukan pembayaran di pagi itu juga..

Alamgkah kesalnya saya melihat status pembelian saya tidak berubah2..masih tetap disuruh lakukan pembayaran.

Kontak CS lewat postingan di kolom yag diaediakan, tidak juga ada tanggapan sampai sore hari, kemudian saya coba telepon ke nomor telepon yang memakan biaya pulsa besar itu...ditanya2 ini itu oleh CS. Lama sekali saya diminta menunggu..sampai akhirnya telepon saya menutup sendiri..ternyata pulsa saya sudah habis tersedot oleh telepon premium CS yg saya hubungi..

Nasib lah jadi konsumen di bukalapak, harus sabar menanti dan tidak bisa berharap banyak apalagi barang bisa diterima 1 hari..meskipun sudah pilih JNE Yes..

Sahrul Anwar Ibrahim mengatakan...

Sahrul Anwar
Pesanan saya udah 9 hari gak ada kejelasan.tanya ke jne barang sudah d terima katanya.padahal saya blm nerima sama sekali.kacau parah bl.

anggpong mengatakan...

Baru kecewa di toped karna cs slow respond dan kejadian aq mirip kyk di atas, seakan-akan uang di tahan sedemikian lama. Awalnya mikir kalo lama krna kepadatan server eh gak tahunya kyk gitu. para cs pun gk mau tahu sama urusan para user mau pembeli ato penjual.
aah ternyata mereka sama saja.
kecewa...

Yoekaa mengatakan...

Saya selama ini belum pernah si belanja di BL tapi liat iklan yang gencar ditayangkan tdi televisi jadi pengen.... semoga nanti saya tidak mengalami kerugian yah

Ra Makeup Artist Surabaya mengatakan...

Ini saya abis pesen dibula lapak. Saya nunggu mulai hari sabtu ampe baru dibales rabu jam 12 dini hari. Katanya transaksi ditolak. Dana bisa dicairkan atau ditukarkan beli produk yg lain. Nah ini saya masih kebingungan gimana buat tuker produk yg lain soalnya dompet diakun saya masih kosong. Kan harusnya udah otomatis simpen didompet kan? Ini caranya gimana ya? Yg bisa bantu tolong bgt dijawab :'(

Anonim mengatakan...

Barusan tertipu juga saya akhirnya di BUKALAPAK.. beli barang melalui buka dompet, terus katanya barangnya tertahan di pengiriman, dicek ke pengiriman gak bisa ada keterangan, terus ada fitur BELI PUSH dari sisa saldo yg ada di buka dompet ternyata beli push itu untuk jual barang, sedangkan saya tak ada barang untuk dijual, dan ketelan lagi deh sisa saldo saya... naseb naseb sudah jatoh tertimpa tangga pula.. banyaknya aduan akan bentuk kasus yg ada, sudah selayaknya pihak Kepolisian mengusut tuntas penipuan yg berkedok mitra penjualan ini.

Unknown mengatakan...

Untuk bukalapak jahanam: (semoga org BL baca)

Modus kalian aja kyk gini,barang sdh saya kirim ke pelanggan,resi sdh saya input. Tp akun saya langsung kalian blokir. Apa maksud kalian??? Sdh dua kali akun saya diblokir dengan mnerima laporan2 taik. Akun saya tidak bisa dibuka dua2 nya. Akun pertama atasnama 'ziadzivelah' yg kedua "zivelah_herbal". Saya complain lewat email tidak ada jawaban sdh 2hari,biasanya langsung ditanggapi. Ada apakah gerangan bukalapak.com??? Ini Bulan puasa,Jgn makan duit Haram.. Kalo memang situs anda jelas. Balas email saya. Knp akun saya di blokir,sedangkan saya ada transaksi dgn pelanggan2 saya..

memang aman bagi pembeli,tp berbahaya bagi penjual kalo kyk gini. Klo ada laporan dr pelapak lain di liat dulu barangnya woi!! Ato jangan2 admin kalian jualan barang dagangan sama dengan saya ya?? Ato memang sengaja menutup akun penjual stelah penjual input resi nya ya? Truz uangnya kalian sumbang2in gitu buat pencitraan???? HARAM JADDAH!

Alasan kalian saja akun saya selalu ditutup krna menjual brg terlarang, Saya ratusan kali membuat laporan yg sama trhadap pelapak lain,tp tidak kalian tanggapi,mereka masih bisa berjualan barang yg sama dengan saya. BUAT KAWAN2 PELAPAK YG BERTRANSAKSI DI BUKALAPAK SEBAIKNYA PIKIR2 DULU. NANTI KALO KALIAN SDH KIRIM BARANG,TRUS INPUT RESI, AKUN KALIAN PERTAMANYA MNDAPAT LAPORAN2 GAK JELAS, STELAH ITU BARU AKUN KALIAN DI TUTUP. BARANG JUALAN KALIAN SAMPE KE PEMBELI, TP UANG HASIL JUALAN GK JELAS ENTAH KEMANA. MODUS BARU . SEMOGA ALLAH MELAKNAT KALIAN.

ziad talib mengatakan...

Pesan untuk bukalapak :

Modus kalian aja kyk gini,barang sdh saya kirim ke pelanggan,resi sdh saya input. Tp akun saya langsung kalian blokir. Apa maksud kalian??? Sdh dua kali akun saya diblokir dengan mnerima laporan dr pelapak lain yg kalah saingan harga dengan saya. Akun saya tidak bisa dibuka dua2 nya. Akun pertama atasnama 'ziadzivelah' yg kedua "zivelah_herbal". Saya complain lewat email tidak ada jawaban,biasanya langsung ditanggapi. Ada apakah gerangan bukalapak.com??? Ini Bulan puasa,Jgn makan duit Haram.. Kalo memang situs anda jelas. Balas email saya. Knp akun saya di blokir,sedangkan saya ada transaksi dgn pelanggan2 saya..

memang aman bagi pembeli,tp berbahaya bagi penjual kalo kyk gini. Klo ada laporan dr pelapak lain di liat dulu barangnya woi!! Ato jangan2 admin kalian jualan barang dagangan sama dengan saya ya?? Ato memang sengaja menutup akun penjual stelah penjual input resi nya ya? Truz uangnya kalian sumbang2in gitu buat pencitraan???? HARAM JADDAH!

Alasan kalian saja akun saya selalu ditutup krna menjual brg terlarang, Saya ratusan kali membuat laporan yg sama trhadap pelapak lain,tp tidak kalian tanggapi,mereka masih bisa berjualan barang yg sama dengan saya. BUAT KAWAN2 PELAPAK YG BERTRANSAKSI DI BUKALAPAK SEBAIKNYA PIKIR2 DULU. NANTI KALO KALIAN SDH KIRIM BARANG,TRUS INPUT RESI, AKUN KALIAN PERTAMANYA MNDAPAT LAPORAN2 GAK JELAS, STELAH ITU BARU AKUN KALIAN DI TUTUP. BARANG JUALAN KALIAN SAMPE KE PEMBELI, TP UANG HASIL JUALAN GK JELAS ENTAH KEMANA. MODUS BARU . SEMOGA ALLAH MELAKNAT KALIAN

Lala Ekklesia mengatakan...

tandi agan bilang, "uang ditransfer dulu baru dikirim dan kalau kurs dollar naik, pelapak akan ogah ngirim barangnya, dengan alasan biaya pengiriman tidak sesuai."
Kalau boleh tau apa urusan dan sankut pautnya dengan kenaikan kurs dollar,gan? kan uangnya sudah ditransfer..
bingung ane gannnnn

anang andriansah mengatakan...

semua itu ada resikonya. hati hati dan teliti adalah kuncinya, semua tidak ada yang sempurna, pasti ada cacat dan kekuranganya...

Hanafi jihan mengatakan...

satu kata yg paling jengkel adalah
dana akan bisa dicairkan setelah transaksi dikatakan SELESAI
nyatanya saya sebagai pelapak baru dibukalapak.com masih belum bisa mencairkan dana saya, dengan keterangan saat mau cairkan dana DOMPET ANDA DIBEKUKAN.


satu kata, jgn gunakan BUKALAPAK.com

sign out account anda delete account

Anonymous mengatakan...

Ada yang mau kekantor bukalapak ? besok senin tanggal 27 Juni 2016

hayuk bareng2 kita minta dana dibukadompet kita di cairkan, kita datangi rame-rame saja kantornya, jangan seenaknya aja banned id lapak orang, mending dananya bisa dicairin, ujung2nya cuma nahan dana orang saja, coba anda pikir berapa dana pelapak yang menggantung di rekening bukalapak, apa itu yang namanya membantu UKM ??? malu sama slogan bos..
klo pelapak ada salah ya diinformasikan or di bina bukan dibinasakan lapaknya, bantu UKM tuh ???

Herman Tan mengatakan...

Pada dasarnya, makin lama dana mengendap di rekening mereka, ya makin untung. Jangan heran apabila banyak pelapak yang dananya sering kali ditahan dengan alasan yang tidak jelas. Malah ada akun yang sengaja diblokir berbulan-bulan.

charles mengatakan...

mohon hati2 atas norek berikut karena sangat meresahkan dan sudah memakan banyak korban :
1. 0948066460 bank bca a/n rosmawan
2. 0229714450 bank bni a/n entol bayu nugraha
terima kasih

Eddy Warsito mengatakan...

Saya Eddy Warsito HP 081213619620dg email: eddywarsito58@gmail.com membeli Radio Komunikasi dari Bpk Adhitya Nugraha Bandung No. Transaksi 160288146191 & Resi Pengiriman MGOCPGT 07072016, sebagai Konfirmasi bhw BARANG SUDAH SAYA TERIMA, Mohon bantuan penyelesaian Keuangan dari REKBER Bukalapak untuk Bpk Adhitya, tks

Kembangdjati Furniture mengatakan...

saya pernah alami juga, customer sudah transfer ke rek bukalapak dan tidak ada informasi ke saya. CS tidak bisa dihubungi. Saya posting berita tsb agar segera dana calon ksteer dikembalikan (karena harga keliru dan kastemer belum membaca iklan baik2) dan sudah terselesaikan dengan baik (meski saya harus pro aktif kejar bukalapak). Yang saya herankan kenapa produk yg saya iklankan jadi bisa diangsur lwat bank ANZ atau mandiri ??? saya tidak pernah membuat MOU yang jelas dengan bukalapak?? saya jual produk harga cash. Jikapun demikian terus saya akan tutup iklan/akun saya di bukalapak. Pengalaman dengan jualo,olx atau tokopedia saya tidak pernah ada masalah

Mohon pihak bukalapak menanngapi dengan serius komplain para pelapak agar ada pencerahan

best regards,

Rizad G

dedek iskandar mengatakan...

Kok bnyk banget si pengalaman pahitnya dibukalapak. Kayanya musti dilaporin kepihak berwajib deh agar Semua aman, terutama aturan2 yg dibuat bukalapak sendiri tapi gk konsisten dan profesional. Jatohnya penjual / pembeli yqng dirugikan. Mending ditutup aja deh aplikasi sejenisnya biar gk ada lagi penipuan dsb.

REKREASI BALI mengatakan...

Banyak tukang penipu nya di bukalapak.com
Kemarin saya beli software original dan tergiur karena harga murah...ternyata setelah sampai barangnya saya test dan malah kena blokir dengan alasan software nya bawakan.dan di penjual punya juga berdalih bahwa software itu asli.

Raja GadgetDotCom mengatakan...

saya selaku penjual dan pembeli alhamdulillah CS Bukapalak sangat cepat tanggap dalam melayani keluhan

agan2 dapat langsung menghubungi ke 1500350 disana CS akan mengakomodir semua keluhan kita dan menurut saya Bukalapak memiliki sistem yang cepat dalam pengiriman barang untuk menghindari penipuan atau fraud

dan mereka (Bukalapak) juga sangat cepat merespon kita selaku seller nya apabila ada email atau account tidak dikenal yang melakukan "phising" jadi klo agan klik link penipu tsb otomatis akun agan sdh ditangan mereka dan dana pada dompet agan di Bukalapak bisa mereka ambil

saya dapat pesan dari "penipu ulung " yang mengaku polisi online krn website atau link jualan saya masuk dalam polisi online atau bermasalah ternyata itu
termasuk dalam penipuan atau phising

saat ini BL sangat berbenah diri , salam sukses untuk BUKALAPAK

:)

Anonim mengatakan...

Saya beberapa kali aman belanja di BL tapi giliran uang yg terbanyak malah sampe 7hr lbh blm ada proses pengiriman, bingung saya harus komplain kmana, krn pelapak tdk bls pesan saya padahal online... Kenapa mereka merugikan orang ya , padahal saya tidak mau merugikan orglain...

Herman Tan mengatakan...

Kemungkinan anda berbelanja di pelapak yang tidak ada barang; namun dia masih mengusahakan untuk mencari barang yang anda pesan dari toko online atau toko fisik lain yang lebih murah; sehingga dia bisa mengambil selisih untungnya.

Ini salah satu kekurangan dari sistem jual beli di MALL ONLINE. Penjual diberikan waktu sampai 7 hari untuk menerbitkan resi anda. Jika lewat itu, baru uang anda dikembalikan oleh pihak MALL ONLINE.

So, kalian jangan berharap sudah bayar lalu barangnya segera dikirim. Tidak semua hal akan sebaik itu. Bisa saja barang kalian baru akan dikirim 7 hari kemudian, dan itu tidak menyalahi aturan. Toh anggapan penjualnya kalian tidak akan kembali berbelanja di toko itu kan. Semua rata2 search by price, atau penjualan terbanyak.

Siapa sih yang mau stok banyak2? Kalau engga laku kan rugi. So, semua bisa berjualan di toko online; bahkan pelapak dengan MODAL DENGKUL sekalipun bisa hidup dari sana hanya dengan memantengi layar monitor mencari barang yang lagi naik daun, lalu pasang produk tersebut di tokonya dengan harga murah, sambil berdoa ada orang yang berbelanja di tokonya.

lomoda shop mengatakan...

Saya jualan di bukalapak. Dan kemarinan ada penjualan dan dana sudah masuk ke bukadompet. Tp saya ingin mencairkan ke rekening bank yg baru, supaya ga kena admin, berhasil ditambahkan. Tapi saat mau dicairkan, minta verifikasi via otp, dan saya baru ngeh klo nmr hape yg digunakan sudah hangus, sms ga masuk. Saya komplain, katanya harus kasih pict ktp dan pict halaman pertama buku tabungan. Apa itu aman? Ataukah itu modus penipuan? Ada yg bisa bantu?

Anonim mengatakan...

saya sudah berulang-ulang blanja di bukalapak, ga pernah sekalipun bermasalah, kalaupun ada hanya keterlambatan 1-2hari. saran saya
-jangan membeli barang lux dengan nilai mencapai jutaan,
-jgn membeli barang yg terlalu umum/dicari banyak org, seperti hp, komputer, sepatu, dan pakaian. ini agar terhindar dari penipuan kualitas barang kawe-kawean (di foto barangnya bagus, paten, blablabla, setelah sampe ternyata barang sampah. kain,kanvas,warna,plastik-kaca,dll, itu ga bisa diliat kualitasnya dari gambar). karna secara umum barang palsu itu biasanya yg banyak diburu org. kata nenek lagi ngetrend gtloh.
-tanyakan dulu ketersediaan stock barang, walaupun keterangannya sudah cukup jelas. ini utk mengetahui sellernya sering on apa ga
-seller yg profesional ga akan baik2in kita/bujuk2 supaya barangnya dibeli. kayak kakek saya waktu jualan online dia sering ngomong di telfon satelitnya, katanya angko klo orang blanja lgsg aja ke intinya mau nggak, take it or leave it. gt aja.
-semoga bermanfaat, dan ingatlah orang menipu itu pasti masuk neraka. amiin.

Hendra Wardana mengatakan...

Saya beli beberapa item barang di bukalapak..accesories hp...untuk dijual lagi ...kebanyakan sifatnya elektronik...20% dari barang itu rusak...saya komplain ke bukalapak..malah disuruh hubungi penjual lewat kotak pengaduan...si penjual juga gk ada tanggapan...trus..selanjutnya saya coba belanja lagi di penjual lainnya cuma pesan 2 barang...tapi dikirim hanya 1 barang...saya complain lagi tapi gk ada tanggapan..uang juga gk kembali...dasar bukalapak bajingan itu...

Arief Satriardii mengatakan...

saya juga ketipu belanja di buka lapakk , saya beli hp lg g4 3,3 juta eh tau nya barang rusak bermasalah dan saya juga beli miro sd pas saya terima tau nya mikrosd nya tidak berfungsi.
sangat parah lah kecewa saya.
kalo sudah kaya gini tidak ada pihak yg bertanggung jawab.

Arief Satriardii mengatakan...

saya juga ketipu belanja di buka lapakk , saya beli hp lg g4 3,3 juta eh tau nya barang rusak bermasalah dan saya juga beli miro sd pas saya terima tau nya mikrosd nya tidak berfungsi.
sangat parah lah kecewa saya

VELL mengatakan...

SAYA SELLER BUKALAPAK, HATI HATI DENGAN BUKALAPAK, SAYA SUDAH RUGI 900RBAN,

HANYA KARENA NO HP HILANG, SAYA DI SURUH EMAIL KE BUKALAPAK, DAN PROSES NYA LAMA DAN BERBELIT",

DAN SAYA PUTUSKAN DUITNYA UNTUK GAJI ADMINNYA SAJA ,
HATI" GUYS,
SARAN SAYA LEBIH BAIK JADI PEMBELI DI BUKALAPAK, DARIPADA PENJUAL, LEBIH RUGI BANYAK

VELL mengatakan...

LEBIH BAIK JADI PEMBELI DAH BRO, DARI PADA PENJUAL

SAYA JADI PENJUAL RUGI 900RB,AN
CERITANYA, SAYA KEHILANGAN NO HP, DAN DUIT GAK BISA DI CAIRKAN
TERUS SAYA PUTUSKAN UNTUK TUTUP TOKO SEMENTARA, UDA SAYA CARI SEMINGGU GAK DAPAT" NO NYA, TERPAKSA SAYA EMAILIN KE PIHAK BUK*LAPAK, EH MALA PROSESNYA BERBELIT" DAN LAMA RESPONNYA, SESUAI DENGAN PERNYATAAN AGAN YANG NULIS ARTIKEL INI.

TERPAKSA SAYA ISTIRAHAT JUALAN 1 BULAN, PAS SAYA LOGIN LAGI, AKUN SAYA MALA DI BERHENTIKAN OLEH SISTEM BUKALAPAK, TERUS SAYA BUKA EMAIL SAYA, DAN MAU NGEMAILIN BUK*LAPAR LAGI, EH MALA BELUM DI RESPON EMAIL SAYA YG KMRIN,

TERPAKSA SAYA IKLHASIN DEH DUIT ANE, UNTUK BUK*LAPERRR INI
MAKAN DUIT TOLEN, KALO EMANG DI DOMPET GAK BISA DI CARIKAN ATAU MAU MATIIN AKUN, SETIDAKNYA TRANSFERIN DONK UANG YANG DI DOMPET ITU,

SUPPERR KECEWA

setojkt mengatakan...

alhamdulillah saya seller dan sekaligus buyer di bukalapak sejak 2012... aman2 saja dan semoga selalu aman2 saja selama mengikuti sistem paymentnya...

Dave Goli mengatakan...

Untuk LAZ*D* saya pernah punya pengalaman buruk satu kali. Waktu itu saya pesan SDCard Sandisk 1pcs dan Flashdisk Toshiba, semuanya dari 2 toko berbeda.
Sebenarnya agak curiga karena harganya agak miring tapi karena berpikiran ini situs belanja bonafide ya pesanlah saya. Pengiriman cepat dan packing oke.
Tapi rupanya semuanya abal-abal, kelihatan dari sablonan SDCard yang kasar.
Untuk Flashdisk tidak nampak aneh di sablonan, tapi begitu dicopy-kan file 6 GB (MP3) ternyata error padahal tertera kapasitas 32 GB. Rupanya setelah ditelusuri pakai software khusus hanya berkapasitas 2GB ! dan transfer rate sangaaaaaaaaaaaat lambat.
Ya sudah saya relakan 600 ribu uang tabungan saya, karena tidak tega minta ke teman-teman yang nebeng pesan SDCard dan FD ini.
Mau saya komplain tidak bisa karena ada ketentuan dari seller & la**** bahwa kemasan yang sudah dibuka/sobek tidak dapat diretur. Lhaaa?? gimana mau tau itu berfungsi atau tidak kalo tidak dicoba dulu, sedangkan kemasan FD tertutup rapat begitu. Hahaha... Ya sudahlah.
Untuk kali kedua saya beli oven mini aman jaya, juga dari la**** dengan jurus cek testimoni nya terlebih dahulu.

Untuk kesekian kalinya saya belanja di BUKALAPAK hanya dua sekali kena kejadian yang tidak mengenakkan, bukan tertipu tapi masalah di kurir pengiriman yang tidak tepat.

Kejadian pertama yaitu saya belanja powerbank xiaomi, minta segera dikirim pakai YES karena akan digunakan sebagai kado.
Pembayaran saya segera lakukan pagi-pagi subuh agar barang dapat segera diproses, sore saya terima resi JNE. Anehnya tertera paket REG15, bukan YES seperti yang diminta dan dibayar.
Saya komplain ke seller soal ini, tapi mereka berkeras bahwa setiap pengiriman barang selalu sesuai permintaan buyer. Oke saya anggap mereka sudah jujur, mungkin saja orang JNE salah input data.
Saat pesan hari sabtu pagi, seharusnya minggu tetap diantar ke alamat karena pakai YES. Nah disini kecurigaan saya terbukti, hari Selasa baru terima di alamat dan dengan bungkus plastik polos tanpa keterangan Priority spt YES pada umumnya. Dongkol juga sih entah salahnya dimana, seller atau JNE nya. Sedikit tidak rela di selisih ongkir YES dan REG, dan lebih tidak rela lagi karena powerbank ini gagal dijadikan kado. Hahaha... Ya sudahlah.

Kejadian kedua, saya pesan batere Andromax. Feedback toko bagus dsb, saya segera bayar dans selesaikan. Kali ini BUKALAPAK sendiri yang bikin ulah.
Di akun BUKALAPAK saya sudah tersimpan 2 alamat, rumah saya dan kantor adik saya (beda kota, Jogja dan Tangerang). Batere saya pesan untuk dikirim ke alamat rumah Jogja.
Ketika malamnya saya iseng cek email notifikasi dari BUKALAPAK kok ada yang aneh, alamat pengiriman batere campur aduk.
Jadi nama penerima benar saya sendiri, tapi alamat keliru abis yaitu nama jalan kantor adik saya di Tangerang, nah untuk kecamatan (Depok - Sleman) hingga propinsi benar di wilayah Jogja.
Ini sangat merepotkan karena otomatis alamat salah, sehingga saya harus pantau JNE terus menerus agar tidak hilang barangnya. Dan benar saja, ketika status kiriman sudah sampai di gudang JNE langsung saya cek dan coba ambil. Hampir saja batere mau diteruskan ke Depok - Tangerang andaikata saya telat 1 jam. Hahaha... Ya sudahlah.

Untuk info dan tips saja, jika ingin belanja di BUKALAPAK sangat disarankan cek feedback-nya dengan seksama. Makin banyak semakin baik.
Saya sudah pesan macam-macam dari yang nominal kecil hingga besar tidak pernah tidak saya terima, karena berpatokan ke feedback.

iryan gho mengatakan...

saya hanya minta transaksi 170488578397 yang barang tak dikirim oleh lapak ARDIANTO119 itu dana nya segera dikembalikan ke buka dompet saya karena ini sudah lewat 2 hari dari janji yang diberikan bukalapak! saya sampai stress minta bantuan di buka bantuan karena tak ditanggapi sama sekali! kalau bisa YLKI memblokir atau menutup situs belanja online bukalapak atau setidaknya menegur agar mereka memperkerjakan karyawan yang benar2 ahli di beidangnya!

Feri Efendi mengatakan...

Saya pernah juga beli 2 pcs jam tangan, setelah sampai langsung saya coba, ternyata yg 1 mati gak bisa pakai, begitu komplain ternyata disuruh kirim barangnya dulu, ongkir PP pembeli yang ganti, lawong mungkin harga jamnya lebih murah dari ongkirnya, akhirnya cuma bisa beri feedback negatif aja. setuju emang di Bukalapak banyak toko yg abal2.

«Paling tua ‹Lebih tua   201 – 246 dari 246   Lebih baru› Terbaru»